Teknologi Pendidikan UNESA

Pengembangan Kurikulum

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi berkembang dengan sangat cepat. Kondisi ini memacu dunia kerja juga mengikuti perkembangan tersebut, sehingga muncul Lembaga Pendidikan, Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), dan perusahaan swasta sebagai stakeholders. Sebagai Program Studi yang berkaitan dengan penggunaan teknologi informasi dalam upaya mengoptimalkan proses pendidikan, Pengembangan kurikulum Prodi TP Unesa harus memperhatikan perkembangan tersebut. Di samping itu, pengembangan kurikulum Prodi TP Unesa juga memperhatikan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 2/M.PAN/3/2009 tentang Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran, karena peraturan tersebut menguraikan tugas pokok tenaga fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran dan Prodi Teknologi Pendidikan merupakan program studi yang menyiapkan tenaga fungsional pengembang teknologi pembelajaran.

Setiap tahun Prodi TP selalu mengadakan lokakarya untuk memutakhirkan kurikulum. Terakhir pemutakhiran kurikulum dilakukan pada Maret 2014. Pemutakhiran kurikulum Prodi TP mendasarkan pada 5 hal.

Pertama, hasil pertemuan temu kolegial Program Studi TP seluruh Indonesia tahun 2013. Kedua, keputusan Mendiknas No. 232/U/2000, tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian hasil belajar mahasiswa. Ketiga, perkembangan teknologi komunikasi. Keempat, kebutuhan masyarakat berkaitan dengan kompetensi SDM di bidang teknologi pendidikan. Kelima, Kurikulum dikembangkan sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Kurikulum S1 Prodi TP disusun dengan melibatkan semua dosen prodi melalui lokakarya program studi. Tahapan lokakarya kurikulum KKNI sebagai berikut: pertama, menelaah kurikulum lama. Kedua, menyesuaikan kurikulum yang sesuai kebutuhan masyarakat. Ketiga, profil lulusan dan membuat standar kompetensi lulusan. Keempat, membuat bahan kajian. Kelima, membuat peta, struktur dan isi kurikulum. Keenam, membuat identitas matakuliah yang terdiri dari dosen penggampu, capaian pembelajaran dan deskripsi matakuliah. Ketujuh, Pengaturan mengenai beban belajar dan kelulusan. Kedelapan, masing-masing dosen membuat rencana pembelajaran semester (RPS).
Target yang merupakan indikator dari lokakarya pemutakhiran kurikulum ini adalah tersusunnya kurikulum KKNI Prodi TP yang terdiri atas:

A. Identitas Program Studi
B. Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi
C. Profil Lulusan Program Studi
D. Capaian Pembelajaran (Standar Kompetensi Lulusan) Program Studi
E. Bahan Kajian
F. Peta Kurikulum
G. Struktur dan Isi Kurikulum
H. Pengaturan mengenai beban belajar dan kelulusan
I. Identitas Matakuliah

Untuk menyesuaikan ilmu pengetahuan dan teknologi serta perkembangan masyarakat tentang kebutuhan di bidang TP dilakukan dengan cara sanctioning dan uji publik. Sanctioning dilakukan dengan mengundang ahli untuk memberikan masukan terkait kurikulum KKNI. Kegiatan uji publik dilakukan dengan mengundang para alumni, mahasiswa dan stakeholder pada acara uji publik kurikulum. Pada uji publik tersebut para alumni, mahasiswa dan stakeholder diminta menyampaikan pandangan dan masukan tentang kompetensi lulusan TP yang diperlukan masyarakat dan kesenjangan antara kompetensi lulusan TP dengan kebutuhan masyarakat tersebut. Kemudian informasi dari lulusan dan stakeholder dijadikan salah satu pijakan untuk memutakhirkan kurikulum TP. Di samping itu, faktor yang dijadikan pertimbangan dalam memutakhirkan kurikulum TP adalah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dapat dimanfaatkan dalam mengoptimalkan proses pendidikan.