Unesa.ac.id., SURABAYA—Fakultas Psikologi (Fpsi) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menerima Penghargaan Wali Kota Surabaya atas kontribusinya sebagai pendamping mahasiswa psikologi dalam Program Dinamika Arek Suroboyo Hebat (DASH) yang dilaksanakan Februari - April 2026 lalu. Fpsi Unesa yang dipilih dan dipercaya sebagai mitra untuk mendukung program DASH yang menjangkau 1.213 sekolah di Kota Surabaya tersebut.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-733 Kota Surabaya sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terhadap kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat perlindungan anak, pencegahan perundungan (bullying), serta penguatan kesehatan mental di lingkungan sekolah.
Dekan FPsi Unesa, Dr. Diana Rahmasari, S.Psi., M.Si.,Psikolog., mengatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah.
Baginya, penghargaan itu sekaligus menjadi motivasi bagi fakultas untuk terus berkontribusi dalam mendukung terwujudnya kesejahteraan psikologis masyarakat yang sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) serta Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas).
“Bagi kami, penghargaan ini bukan sekadar apresiasi atas keterlibatannya dalam Program DASH, tetapi juga bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi mampu menghadirkan solusi berbasis keilmuan terhadap berbagai persoalan psikologis,” jelasnya.
Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi bagian dari komitmen Fakultas Psikologi dalam mendukung kesejahteraan psikologis masyarakat, khususnya melalui perlindungan anak, pencegahan kekerasan, kesehatan mental, dan penguatan karakter peserta didik.
Dalam pelaksanaan Program DASH, Fakultas Psikologi Unesa melibatkan dosen dan 125 mahasiswa yang diterjunkan ke lebih dari 1.200 sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan madrasah di Kota Surabaya.
Mahasiswa berperan mendampingi kegiatan di sekolah, memfasilitasi diskusi bersama siswa, sekaligus membantu menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan suportif.
Selain itu, mereka juga mendapatkan pengalaman belajar yang aplikatif. Serta, memperoleh kesempatan mengimplementasikan teori psikologi secara langsung melalui psikoedukasi, observasi, fasilitasi kelompok, hingga membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di sekolah.
Melalui program ini, diharapkan ada peningkatan kesadaran sekolah mengenai pentingnya kesehatan mental dan perlindungan anak. Guru serta pihak sekolah juga memperoleh penguatan kapasitas dalam mengenali faktor risiko, melakukan upaya pencegahan, dan membangun sistem perlindungan yang lebih responsi.
FPsi Unesa akan terus memperkuat kemitraan dengan Pemerintah Kota Surabaya, tidak hanya diwujudkan dalam bentuk sosialisasi, tetapi juga pengembangan intervensi psikologis berbasis riset, pelatihan guru dan tenaga pendidik, asesmen kebutuhan psikologis sekolah, pendampingan kesehatan mental, hingga evaluasi program. ][
***
Reporter: Mochammad Ja’far Sodiq (FIP)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Kontribusi Fakultas Psikologi dalam Penguatan Kesehatan Mental Siswa Diganjar Penghargaan Wali Kota Surabaya
09 July 2026

