27 December 2025


Unesa.ac.id, SURABAYA – Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) terpadu berupa pengobatan gratis dan bakti sosial sembako di Kabupaten Aceh Tamiang pada 16–20 Desember 2025. Kegiatan ini menyasar warga terdampak banjir di sejumlah titik wilayah.
Program ini dirancang untuk menjawab dua kebutuhan utama masyarakat pascabencana, yakni layanan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dasar. Banjir dengan skala luas di Aceh Tamiang menyebabkan kerusakan fasilitas umum dan sarana kesehatan, serta menekan kondisi ekonomi warga.
dr. Nur Shanti Retno Pembayun, M.Or., menyampaikan bahwa pendekatan terpadu menjadi kunci efektivitas kegiatan ini. “Kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya mendapatkan pengobatan, dukungan logistik juga diberikan agar proses pemulihan berjalan lebih komprehensif,” jelasnya.
Kegiatan PKM ini diikuti oleh dosen, staf, serta mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Fakultas Psikologi Unesa. Pengobatan gratis meliputi pemeriksaan kesehatan, pemberian terapi dasar, dan konsultasi medis, sementara sembako disalurkan kepada warga yang membutuhkan.
Seluruh kegiatan dilakukan dengan koordinasi bersama perangkat desa dan pihak terkait untuk menjamin keamanan serta ketepatan sasaran. Mereka juga menyesuaikan metode pelayanan dengan kondisi lapangan yang masih terbatas.
Menurut dr. Shanti, tantangan utama di lapangan adalah akses dan kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih. Namun, hal tersebut tidak mengurangi semangat tim untuk hadir langsung di tengah masyarakat.
Kegiatan PKM terpadu ini menjadi wujud nyata kontribusi Fakultas Kedokteran Unesa dalam mendukung pemulihan pascabencana berbasis layanan kesehatan dan kemanusiaan.
“Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan mempercepat pemulihan kualitas hidup masyarakat Aceh Tamiang,” ujarnya. [ ]
Tim Humas FK Unesa