13 February 2026

Surabaya, 13 Februari 2026 – Perkuliahan degan mata kuliah Pendidikan Jasmani dan Kebugaran yang dijalani mahasiswa Angkatan 2024 Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berlangsung dengan nuansa berbeda. Sejak pukul 07.30, mahasiswa telah berkumpul di lapangan lari Unesa untuk memulai kegiatan bersama dosen pengampu, Dr. Lucy Widya F, M.Pd.Awalnya, mahasiswa mengira kegiatan akan berlangsung seperti biasa di lapangan. Namun, setelah Bu Lucy tiba, mereka diarahkan menuju area Festival Durian Unesa “Durenan Rek” Vol. 3. Menariknya, festival tersebut sebenarnya belum resmi dimulai. Meski demikian, mahasiswa diminta untuk melaksanakan senam pagi di lokasi tersebut sebagai bagian dari rangkaian acara sekaligus bentuk dukungan terhadap kegiatan kampus. Instruktur senam yang hadir tampil penuh semangat dan humoris, membuat suasana semakin cair. Gerakan energik yang dipandu dengan gaya jenaka berhasil mencuri perhatian mahasiswa. Antusiasme peserta terlihat jelas; mereka mengikuti setiap gerakan dengan penuh energi, diselingi tawa dan sorakan yang menambah semarak kemeriahan di pagi hari itu. Kehadiran mahasiswa di tengah persiapan festival membuat area semakin hidup, seolah menjadi pemanasan sebelum acara resmi dibuka.Bagi mahasiswa, pengalaman ini menjadi hal yang unik. Mereka tidak hanya menjalani kewajiban akademik, tetapi juga berkontribusi dalam memeriahkan kegiatan kampus. Senam pagi di lokasi festival memberikan nuansa berbeda dari rutinitas perkuliahan, sekaligus mempererat kebersamaan antar mahasiswa. Kehadiran Bu Lucy sebagai dosen pengampu turut memberi motivasi, karena mahasiswa merasa didukung penuh dalam menjalani pembelajaran jasmani yang menyenangkan.Kegiatan ini menunjukkan bahwa mata kuliah Pendidikan Jasmani dan Kebugaran di Unesa tidak sekadar berorientasi pada kebugaran fisik, tetapi juga mengedepankan nilai sosial, partisipasi, dan kebersamaan. Dengan semangat yang ditunjukkan mahasiswa Angkatan 2024, diharapkan pembelajaran jasmani dapat terus menjadi wadah pengembangan karakter, kesehatan, dan solidaritas.Senam pagi di tengah persiapan Durenan Rek Vol. 3 menjadi bukti bahwa pendidikan jasmani mampu menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga bermakna bagi seluruh civitas akademika. Penulis : Aisyah Ramadhani (2024D)