02 July 2026


Unesa.ac.id. MALANG—Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Semester Genap 2025/2026 di Kabupaten Malang resmi berakhir. Penutupan program ini ditandai dengan acara penutupan dan gelar karya produk KKNT yang berlangsung di Pendopo Pemerintah Kabupaten Malang pada Jumat, 19 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum apresiasi atas berbagai inovasi dan program pemberdayaan yang telah dilaksanakan mahasiswa selama mengabdi di 39 desa yang tersebar di enam kecamatan, yakni Poncokusumo, Pujon, Pakis, Jabung, Tumpang, dan Wajak.
Acara penutupan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Malang, Nurcahyo, S.H., M.Hum., jajaran camat dan kepala desa terkait.
Sementara dari Unesa dihadiri langsung Direktur Pendidikan dan Transformasi Pembelajaran Unesa, Prof. Rooselyna Ekawati, Ph.D., bersama Kasubdit Mobilitas Akademik, Dr. M. Zacky, S.Sos., M.Si., dosen pembimbing lapangan, dan mahasiswa KKNT.
Mengusung semangat “KKNT Berdampak,” mahasiswa Unesa sukses menghasilkan 39 karya nyata yang berorientasi langsung pada kebutuhan masyarakat desa. Karya-karya tersebut mencakup lima fokus utama, mulai dari peningkatan dan pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat melalui penguatan UMKM, hingga penciptaan dan penerapan teknologi tepat guna.
Selain itu, mahasiswa juga berfokus pada pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan dan kebudayaan, optimalisasi lingkungan hidup dan kebersihan, serta asistensi mengajar di sekolah maupun lembaga pendidikan non-formal kemasyarakatan.
Direktur Pendidikan dan Transformasi Pembelajaran Unesa, Rooselyna Ekawati menyatakan bahwa capaian ini menunjukkan keberhasilan mahasiswa dalam menerjemahkan ilmu pengetahuan menjadi solusi nyata bagi masyarakat.
Ia sangat mengapresiasi dedikasi mahasiswa yang telah menghadirkan puluhan karya berdampak di berbagai desa di Kabupaten Malang. Menurutnya, karya-karya ini bukan sekadar luaran program KKN, melainkan bukti kontribusi mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat.
Guru besar Unesa itu menambahkan bahwa kontribusi tersebut terlihat nyata di lapangan, mulai dari penguatan UMKM lewat inovasi pemasaran dan pengemasan produk, pengembangan teknologi tepat guna, pelestarian budaya, pengelolaan lingkungan, hingga pendampingan pembelajaran di sekolah dan komunitas.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi KKN, Pertukaran Mahasiswa, dan Proyek Kemanusiaan Unesa, Dr. Supriyanto, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa program pendampingan UMKM desa menjadi salah satu capaian yang paling banyak dijumpai di berbagai lokasi KKNT.
Dalam program ini, mahasiswa membantu pelaku usaha lokal meningkatkan nilai jual produk melalui perbaikan desain kemasan, pembuatan identitas produk atau branding, serta pemanfaatan media digital untuk pemasaran secara daring maupun luring. Supriyanto berharap program ini dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat yang lebih luas. ][
Septian Ahnaf, selaku ketua pelaksana penarikan mahasiswa KKNT sekaligus perwakilan peserta. Ia berharap seluruh capaian yang telah diraih tahun ini dapat menjadi pijakan kuat bagi pelaksanaan KKNT pada tahun-tahun berikutnya.
Ia berharap KKNT tahun depan bisa berjalan lebih baik lagi dan mampu membawa nama Unesa semakin harum di mana pun lokasi pengabdiannya, serta terus menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. ][
***
Reporter: Muhammad Azhar Adi Mas’ud (FBS)
Editor: @zam*
Foto: Tim KKN-T Unesa