Unesa.ac.id., SURABAYA—Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat melalui program FMIPA untuk Negeri (FUN) 2026.
Mengusung tema "Menanam Bakti, Menebar Solusi, Sinergi FMIPA untuk Negeri, Mengabdi Sepenuh Hati," sebanyak 123 mahasiswa terlibat untuk mengabdi di Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan pada 28 Juni hingga 5 Juli 2026.
Ketua BEM, Ilham Maulana Abdullah menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi mahasiswa di masyarakat. Mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga menghadirkan berbagai inovasi sesuai kebutuhan masyarakat desa.
Menurutnya, Desa Pataan dipilih karena memiliki potensi terutama pada sektor lingkungan, pertanian, UMKM, pendidikan hingga nilai sejarah. Pada bidang pendidikan, mahasiswa melaksanakan FUN Class di sekolah dasar (SD) dan pembelajaran di taman pendidikan Al-Qur'an (TPQ).
Pada bidang kesehatan, mahasiswa menggelar pemeriksaan kesehatan (medical check-up) dan donor darah. Sementara pada sektor pemberdayaan masyarakat, mahasiswa terjun langsung membantu aktivitas pertanian, peternakan, hingga mendukung pelaku UMKM dalam proses produksi.
"Harapannya, kegiatan FMIPA untuk Negeri bukan sekadar menjadi program rutin setiap tahun, tetapi benar-benar memberi dampak yang dirasakan langsung masyarakat. Jadi kita belajar sekaligus berkontribusi,” jelas mahasiswa prodi Biologi tersebut.
Sementara itu, Ketua Pelaksana FUN 2026, Fitri Anggun Rahmawati mengatakan salah satu program unggulan yang dihadirkan ialah Green Guardians, yakni aksi penanaman lebih dari 100 bibit pohon tabebuya, sirsak, dan flamboyan sebagai upaya memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.
Melalui rangkaian kegiatan ia berharap setiap program tidak hanya selesai saat kegiatan berakhir, tetapi juga dapat terus diterapkan dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga Desa Pataan.
Dekan FMIPA sekaligus guru besar Unesa, Wasis menyampaikan bahwa program tersebut menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Pataan yang telah menerima mahasiswa dengan baik. Ia berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga etika, menghormati adat istiadat setempat, serta menjadikan pengalaman pengabdian sebagai bekal untuk menjadi lulusan yang peduli terhadap masyarakat.
Program tersebut diapresiasi pemerintah desa (pemdes) setempat. Sekretaris Desa Pataan, Zahrotul Mujahidah Al Khansa' mengapresiasi gerakan mahasiswa FMIPA Unesa yang membawa semangat baru bagi masyarakat. Berbagai kegiatan sosial, edukasi, hingga pelatihan yang diberikan dinilai mampu meningkatkan partisipasi warga dalam menyelesaikan persoalan di desa.
"Kami sangat berterima kasih atas kehadiran mahasiswa FMIPA Unesa. Salah satu program yang sangat bermanfaat adalah sosialisasi dan pelatihan penanganan sampah. Kami berharap ilmu yang telah diberikan dapat terus diimplementasikan oleh masyarakat sehingga mampu menjadi solusi bagi persoalan lingkungan di desa kami," ujarnya.][
***
Reporter: Mochammad Ja’far Sodiq (FIP)
Editor: @zam*
Foto: Tim FMIPA untuk Negeri
Diapresiasi Pemdes, Mahasiswa Unesa Belajar dan Berkontribusi Dorong Pemberdayaan Sektor Pertanian hingga Kesehatan di Lamongan
08 July 2026

