13 August 2026

Mandalika, Nusa Tenggara Barat – Mahasiswa Program Studi S1 Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional dalam ajang perlombaan yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Teknologi Pendidikan (IMATEPSI) di Universitas Mandalika, NTB. Kontingen TP UNESA yang diwakili oleh Naila dan Habil berhasil memborong dua penghargaan sekaligus, yakni Juara 2 Lomba Media Pembelajaran Interaktif dan Juara 3 Lomba Poster Digital. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen mahasiswa TP UNESA dalam mengaplikasikan keilmuan Teknologi Pendidikan, baik dalam ranah pengembangan media pembelajaran berbasis digital maupun desain komunikasi visual berorientasi sosial. Pada kategori Media Pembelajaran Interaktif, Habil mengusung karya bertajuk "Kungfu Kuis", sebuah media interaktif yang dirancang khusus untuk mempermudah proses belajar anak-anak. Media ini mengintegrasikan kuis visual berbasis masalah kehidupan sehari-hari seperti pengenalan profesi petani dan aktivitas menanam padi yang dikemas secara intuitif agar siswa dapat memilih jawaban yang benar secara mandiri dan menyenangkan. Sementara itu, pada kategori Poster Digital, Naila memfokuskan karyanya pada isu kesenjangan pendidikan di Indonesia. Melalui pendekatan kontras visual, poster tersebut menampilkan dua realitas yang bertolak belakang: Sisi kanan menggambarkan pendidikan bermerk fasilitas modern, sedangkan sisi kiri menggunakan gaya visual bernuansa suram untuk menyoroti keterbatasan fasilitas pendidikan di kawasan pelosok. "Saya merasakan pendidikan di Indonesia masih belum merata. Melalui poster ini, saya ingin menyuarakan ketimpangan fasilitas yang ada agar perhatian terhadap pemerataan kualitas pendidikan semakin menguat", ujar Naila. Keputusan untuk berpartisipasi dalam ajang nasional ini didasari oleh dorongan untuk memperluas jangkauan akademis serta meningkatkan portofolio profesional di tingkat nasional. Meski harus menempuh perjalanan jauh ke Nusa Tenggara Barat, tim TP UNESA tidak hanya berfokus pada kompetisi, melainkan juga berupaya memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Di sela-sela kegiatan lomba, Naila dan Habil turut membagikan pemahaman serta keterampilan teknis terkait pelatihan multimedia kepada rekan-rekan mahasiswa dan peserta dari daerah setempat. "Kami berkomitmen agar perjalanan jauh ini tidak sia-sia. Selain menargetkan kemenangan untuk almamater, kami juga ingin menularkan ilmu multimedia kepada teman-teman di sana, sehingga manfaat keberadaan kami dapat dirasakan secara langsung", ungkap Habil. Pencapaian ini tidak diraih tanpa rintangan. Selama proses persiapan, keduanya harus membagi fokus antara pengerjaan karya lomba dengan tanggung jawab kepengurusan di Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) yang tengah menjalankan sejumlah program kerja penting. Strategi pembagian tugas menjadi kunci utama keberhasilan mereka. Habil berfokus pada arsitektur dan interaktivitas media pembelajaran, sementara Naila mendedikasikan keterampilannya pada konsep visual dan perancangan poster digital. Komunikasi intensif dan pemanfaatan waktu senggang di luar agenda organisasi memungkinkan kedua proyek tersebut rampung tepat waktu dengan hasil yang optimal. Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika Prodi Teknologi Pendidikan UNESA untuk terus berinovasi, berkarya, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Indonesia. Penulis:Cinta Fatima Az Zahra (2025A)Giesela Ramadhani (2025D)