13 December 2025

Universitas Negeri Surabaya sebagai kampus unggulan dalam pengembangan pendidikan inklusif terus menunjukkan komitmennya melalui berbagai pembaruan infrastruktur. Salah satu unit yang bergerak cepat dalam mendukung lingkungan pendidikan yang ramah bagi seluruh mahasiswa adalah Program Studi Teknologi Pendidikan (TP), Fakultas Ilmu Pendidikan. Dalam beberapa tahun terakhir, prodi ini memperkuat berbagai sarana fisik yang didesain untuk memudahkan mahasiswa penyandang disabilitas, sejalan dengan arahan Pusat Unggulan Iptek (PUI) Disabilitas Unesa.Salah satu bentuk penguatan infrastruktur tersebut adalah pemasangan papan penanda ruang kelas dalam huruf Braille di seluruh kelas. Kehadiran tanda Braille ini memungkinkan mahasiswa tunanetra untuk mengidentifikasi ruang belajar secara mandiri tanpa harus selalu meminta bantuan orang lain. Langkah yang dianggap sederhana ini, memberikan dampak besar terhadap aksesibilitas dan rasa percaya diri mahasiswa dengan hambatan penglihatan.Selain itu, prodi TP juga menyediakan toilet khusus penyandang disabilitas yang dirancang dengan standar aksesibilitas. Toilet tersebut dilengkapi ruang yang lebih luas, pegangan pengaman, jalur akses yang lebih ramah kursi roda, serta tata letak yang memudahkan pengguna dengan mobilitas terbatas. Kehadiran fasilitas ini menegaskan bahwa inklusivitas bukan hanya slogan, melainkan diwujudkan melalui desain dan pembangunan yang mempertimbangkan kebutuhan setiap individu. Penguatan infrastruktur ini tidak berdiri sendiri, melainkan berada dalam sinergi penuh dengan PUI Disabilitas Unesa, yang menjadi salah satu pusat unggulan iptek milik kampus. PUI Disabilitas mendorong setiap program studi untuk mengadopsi prinsip universal design for learning (UDL) serta mengintegrasikan pendekatan inklusi ke dalam lingkungan fisik maupun proses pembelajaran. Prodi Teknologi Pendidikan termasuk salah satu yang paling adaptif dalam menerapkan rekomendasi tersebut.Lebih jauh, keberadaan fasilitas aksesibel ini juga memberikan ruang bagi mahasiswa TP untuk belajar dan berlatih mengembangkan media pembelajaran inklusif. Dengan lingkungan yang ramah disabilitas, mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana desain ruang, tanda, dan alat bantu mampu memengaruhi pengalaman belajar seseorang. Pengalaman ini penting, mengingat TP memiliki kompetensi utama dalam merancang pembelajaran dan teknologi pendidikan yang dapat diakses oleh semua kalangan.Langkah-langkah ini memperkuat posisi prodi Teknologi Pendidikan sebagai salah satu prodi yang progresif dalam menerapkan konsep inklusivitas. Ke depan, pengembangan fasilitas aksesibel ini diharapkan terus berkembang, tidak hanya pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada layanan akademik, teknologi bantu, serta pengembangan media pembelajaran yang semakin inklusif dan adaptif. Penulis : Aisyah Ramadhani (2024D)