Unesa.ac.id, SURABAYA—Merah Putih kembali berkibar di podium olahraga internasional melalui prestasi yang ditorehkan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Antasyafi Robby Al-Hilmi, di ajang IFSC Climbing World Cup Series 3 Polandia 2026 yang berlangsung pada 3–5 Juli 2026.
Mahasiswa Program Studi S-1 Hubungan Internasional (HI), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) tersebut sukses meraih medali perak atau juara II pada nomor speed tim mix setelah melalui persaingan sengit dengan para pemanjat tebing terbaik dari berbagai belahan dunia.
Capaian impresif di Polandia tersebut menjadi prestasi tingkat dunia kedua bagi Robby selama berkarier sebagai atlet panjat tebing profesional. Pihaknya mengaku sangat bersyukur dapat kembali mengharumkan nama Indonesia sekaligus almamater Unesa di panggung kompetisi global.
"Alhamdulillah, saya senang sekali. Ini merupakan prestasi kedua saya di level dunia. Semoga hasil ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan memberikan hasil yang lebih baik pada kejuaraan berikutnya," ujar Robby dengan penuh rasa syukur.
Keberhasilan ini merupakan buah manis dari persiapan intensif yang dilakukan bersama tim pelatih selama satu bulan sebelum keberangkatan ke Eropa.
Program latihan disusun secara terstruktur dan ilmiah, mulai dari peningkatan teknik ketangkasan, penguatan fisik, hingga pengaturan pola makan serta waktu istirahat yang dipantau secara ketat.
Seluruh aspek persiapan tersebut dijalankan dengan tingkat kedisiplinan tinggi agar para atlet mampu mencapai performa puncak di arena perlombaan.
Meskipun sejak awal tim menargetkan untuk membawa pulang medali emas, Robby tetap menghargai hasil perak yang diraih karena seluruh kemampuan terbaik telah dikeluarkan sepanjang proses latihan hingga babak final.
"Target awal tentu emas. Alhamdulillah, rezekinya di perak. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin dan hasil ini tetap patut disyukuri," kata Robby.
Ketatnya persaingan pada nomor speed tim mix di Polandia tidak lepas dari kehadiran perwakilan dari hampir seluruh negara yang memiliki kekuatan besar di cabang olahraga panjat tebing.
"Persaingannya ketat dan tantangannya juga banyak. Kami bahkan hampir tidak berangkat ke seri ketiga karena persoalan anggaran. Alhamdulillah, akhirnya kami tetap bisa berangkat berkat dukungan pemerintah," ungkapnya.
Kemenangan di Polandia menjadi batu loncatan bagi Robby untuk menatap tantangan berikutnya. Ia dijadwalkan akan kembali memperkuat kontingen Indonesia pada ajang IFSC Climbing World Cup di Chamonix, Prancis, yang akan berlangsung pada 11–12 Juli 2026.
Melalui persiapan yang sisa waktu yang ada, ia berharap dapat mengevaluasi penampilannya, memperbaiki catatan waktu, serta kembali membawa pulang hasil terbaik dan kembali mengibarkan merah putih di Eropa. ][
***
Penulis: Puput
Foto: Doc. World Climbing
Editor: @zam*
Bikin Bangga, Mahasiswa Hubungan Internasional Sabet Medali Perak Kejuaraan Dunia Panjat Tebing di Polandia
08 July 2026

